Makalah Fenomena Merokok
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Seiring dengan
perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang pesat semakin besar juga
tantangan yang harus dihadapi. Pada zaman globalisasi ini pemuda dihadapkan
dengan berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi sikap, perilaku, dan tindakan
secara signifikan. Kita telah menyaksikan bersama tidak sedikit pelajar yang
tidak bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dikarenakan tersisihkan oleh
kegiatan lain yang dianggap penting padahal sebenarnya merugikan mereka.
Ketika kita
diperjalanan jika kita perhatikan ada beberapa siswa yang malah nongkrong atau
bepergian menggunakan sepeda motor pada saat jam sekolah berlangsung. Siswa
tersebut kadang terlihat menjepit sebatang roko di sela jari-jari tangannya
yang kemudian menyedot asap rokok itu dengan mulutnya. Padahal peraturan di
sekolahnya melarang siswa merokok pada saat menggunakan seragam resmi sekolah
tersebut. Dengan kata lain siswa tesebut telah melaggar aturan sekolah dan
mencemarkan nama baik sekolahnya sebagai lembaga pendidikan dimata masyarakat.
Jika kita
telusuri secara teori dalam sebuah kajian ilmiah disebutkan.
“fenomena merokok dikalangan
remaja usia sekolah bukan pemandangan asing lagi. berdasarkan data Direktorat
Jendral Penyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan, sebelum tahun 1995
prevalensi remaja terhadap rokok hanya tujuh persen. Pada 2010 naik menjadi 19
persen. 54,1 persen orang di atas usia 15 tahun merokok dan 43,3 persen dari
jumlah keseluruhan perokok mulai merokok pada rentang usia 14-19 tahun. Jumlah
perokok usia remaja di Indonesia terus meningkat” (Purnama, 2008: 10)
pernyataan ini
membuktikan bahwa merokok merupakan salah satu masalah sosial yang dapat
mengganggu konsentrasi belajar siswa disekolahnya.
Dengan
berdasarkan fakta, data, dan informasi yang telah diuraikan. penulis mengambil
kesimpulan bahwa fenomena kebiasaan merokok
di kalangan remaja khususnya para pelajar perlu untuk di kaji secara
ilmiah terlebih lagi jumlah perok usia remaja di Indonesia terus meningkat dari
tahun ke tahun. Oleh karena itu, kiranya perlu untuk menemukan penyebab,
pengaruh dan solusi dari fenomena ini.
B.
Rumusan
Masalah
Sesuai dengan latar belakang yang
telah diuraikan maka rumusan masalah dalam makalah ini sebagai berikut:
1.
Apa
bahaya merokok?
2.
Apa
penyebab remaja merokok?
3.
Bagaimana
pengaruh kebiasaan merokok pada remaja?
4.
Bagaimanakah
solusi supaya remaja tidak merokok?
C.
Tujuan
Adapun tujuan pembuatan makalah ini
adalah sebagai berikut:
1.
Untuk
mendeskripsikan bahaya merokok secara umum
2.
Untuk
mendekripsikan penyebab remaja merokok
3.
Untuk
mendeskripsikan pengaruh kebiasaan merokok pada remaja
4.
Untuk
mendeskripsikan solusi supaya masyarakat tidak merokok
D.
Manfaat
Hasil Penelitian
Adapun manfaat dari hasil penelitian
ini adalah sebagai berikut:
1.
Untuk
Pelajar
a.
Dapat
dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya
b.
Sebagai
bahan bacaan untuk menambah wawasan
2.
Untuk
Masyarakat
a.
Dapat
dijadikan paradigma baru mengenai merokok
b.
Menambah
wawasan mengenai meroko
BAB II PEMBAHASAN
A.
Bahaya
Merokok
Adapun beberapa bahaya merokok
adalah sebagai berikut ini.
1. Otak
Beberapa penelitian
membuktikan, merokok dapat meningkatkan resiko terkena stroke sebesar 50
persen. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan kematian.
Selain itu merokok juga
bisa meningkatkan risiko aneurisma otak. Aneurisma sendiri adalah pembengkakan
pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah.
Lebih parahnya lagi,
sewaktu-waktu bisa pecah dan menimbulkan pendarahan otak. Oleh sebab itu, lebih
baik waspadalah!
2. Mulut dan tenggorokan
Semua tentu sudah tau
akibat merokok pada bagian mulut. Yup benar sekali, rokok dapat menimbulkan
gigi bernoda dan bau mulut tak sedap. Namun tidak hanya itu saja, ternyata
merokok juga bisa memicu penyakit gusi dan kerusakan indera perasa.
Masalah yang lebih
serius lagi pada mulut dan tenggorokan adalah munculnya kanker lidah, kanker
tenggorokan, bibir, dan kanker pita suara. Biasanya kondisi semacam itu sudah
ditampilkan pada gambar bungkus rokok, coba deh kamu perhatikan.
3. Paru-paru
Salah satu efek paling
berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia yang ada
pada rokok sangat berpotensi merusak sel-sel pada paru yang nantinya bisa
membentuk sel kanker.
Tidak cukup sampai
disitu saja, terlepas dari kanker paru kamu juga akan lebih berisiko mengalami
bronkitis, pneumonia, dan emfisema.
4. Lambung
Efek negatif dari
merokok juga terasa hingga ke bagian lambung. Merokok pada dasarnya dapat
melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan kamu. Hal tersebut
memungkinkan asam lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan.
Kondisi tersebut
dinamakan dengan penyakit asam lambung. Apabila dibiarkan terus menerus dalam
jangka panjang, maka kamu akan berisiko mengalami ulkus atau tukak, dan bahkan
kanker lambung yang mematikan.
5. Tulang
Bahaya merokok
selanjutnya adalah pada bagian tulang. Racun pada rokok bisa merusak tulang
dengan cara menghentikan kerja sel-sel kontruksi. Maka dari itu, seorang
perokok aktif
akan lebih berisiko
terkena tulang rapuh atau osteoporosis.
Bahkan lebih parahnya
lagi, racun pada rokok juga berpotensi keseimbangan hormon-hormon yang bertugas
menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen misalnya.
Itulah beberapa bahaya
merokok bagi tubuh.
B.
Sebab-Sebab Remaja Merokok
Adapun
sebab-sebab remaja merokok adalah sebagai berikut ini.
Jika di lihat dari uraian di atas dapat ditemukan sebab-sebab remaja
merokok sebanyak 29 penyebab, tetapi yang paling dominan yang menyebabkan
remaja merokok adalah sebagai berikut ini.
1. Merokok untuk menghilangkan kebosanan (2.98)
2. Merokok untuk menghilangkan kesepian dan kebosanan (2.76)
3. Merokok meredakan tekanan (stress) (2.69)
4. Rokok mudah diperolehi atau dibeli (2.65)
5. Merokok adalah menyeronokkan (2.64)
6. Merokok ialah kelakuan yang lumrah dalam masyarakat (2.56)
7. Merokok untuk berjaga hingga lewat malam (2.48)
8. Dipengaruhi oleh rakan-rakan (2.47)
9. Ramai orang dalam komuniti merokok (2.45)
C.
Pengaruh Kebiasaan
Merokok Pada Remaja
Dewasa ini di Indonesia
kegiatan merokok seringkali dilakukan individu dimulai di sekolah menengah
pertama, bahkan mungkin sebelumnya. Kita sering melihat di jalan atau tempat
yang biasanya dijadikan sebagai tempat “nongkrong” anak-anak tingkat sekolah
menengah banyak siswa yang merokok. Pada saat anak duduk di sekolah menengah
atas, kebanyakan pada siswa laki-laki merokok merupakan kegiatan yang menjadi
kegiatan sosialnya. Menurut mereka merokok merupakan lambang pergaulan bagi
mereka. Hampir semua orang mulai merokok dengan alasan yang sedikit sekali
kaitannya dengan kenikmatan. Dalam pikiran remaja, rokok
merupakan lambang
kedewasaan. Sebagai seorang remaja mereka menggunakan berbagai cara agar
terlihat dewasa. Seperti halnya remaja ingin mencoba melakukan apa yang sering
dilakukan oleh orang dewasa, dengan sembunyi-sembunyi remaja pria mencoba
merokok karena seringkali mereka melihat orang dewasa melakukannya.
Pada masa remaja, ada
sesuatu yang lain yang sama pentingnya dengan kedewasaan, yakni solidaritas
kelompok, dan melakukan apa yang dilakukan oleh kelompok. Apabila dalam suatu
kelompok remaja telah melakukan kegiatan merokok maka individu remaja merasa
harus melakukannya juga. Individu remaja tersebut mulai merokok karena individu
dalam kelompok remaja tersebut tidak ingin dianggap sebagai orang asing, bukan
karena individu tersebut menyukai rokok.
D.
Solusi Supaya Remaja
Tidak Merokk
Adapun upaya untuk
mengatasi supaya remaja tidak merokok adalah sebagai berikut ini.
1. Jalin Komunikasi Dengan Mereka
Kebanyakan orang tua selalu membiarkan anaknya jika sudah menginjak usia
remaja, orang tua berpendapat bahwa mereka sudah dewasa dan dapat mengerti yang
baik dan buruk. Padahal tanpa sadari, remaja sebenarnya masih membutuhkan
perhatian dan pedoman dalam hidupnya. Dengan tidak adanya komunikasi dari orang
tua mereka akan mencoba kegiatan yang mereka anggap menantang seperti merokok.
Untuk itukah jalin komunikasi dengan mereka, lalu tuntun dan beri pedoman
kepada mereka tentang bahaya merokok.
2. Memberikan Contoh yang Baik
Jangan berharap anak tidak merokok jika Anda sendiri merokok. Anak terutama
pada usia remaja mereka sudah memiliki kemampuan berpikir yang baik, untuk
mereka tidak merokok jika orang tua mereka saja sendiri merokok. Jangan hanya
dengan ucapan, tunjukan juga contoh yang baik pada mereka seperti tidak merokok
dan beritahukan pada mereka bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan. bahaya
merokok bagi pelajar smp
3. Berikan Pengawasan Terhadap Mereka
Ini merupakan tugas wajib Anda sebagai orang tua, berikan pengawasan
terhadap anak dalam kegiatannya. Tetapi Anda juga harus ingat jangan terlalu
berlebihan, berikan juga pada mereka kebebasan asalkan pada kegiatan yang
berdampak positif. Dengan begitu anak tidak akan merasa tertekan dan Anda tetap
bisa mengawasinya dengan baik.
4. Beri Pengetahuan dan
Pengarahan Tentang Bahaya Merokok
Beri pengetahuan pada
mereka bahwa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan dan tunjukan pada mereka
juga contoh orang yang terkena bahaya rokok. Dengan begitu anak akan
pikir-pikir sebelum mencoba merokok.Demikianlah beberapa tips dan cara
mengatasi merokok di kalangan pelajar remaja yang bisa Anda lakukan.
Lalu apa yang harus dilakukan jika anak sudah terlanjur kecanduan akan rokok?
Anda tak perlu khawatir jika anak Anda sudah kecanduan merokok, karena kami
memiliki solusi yang terbukti secara efektif menghentikan
kebiasaan merokok yaitu Hipnoterapi Stop
Smoking.
Hipnoterapi Stop
Smoking akan membantu membebaskan remaja dari cengkeraman rokok. Sesi hipnosis
yang lembut akan memindahkan pikiran mereka dari keadaan kecanduan menjadi
bebas rokok. Anak Anda tidak lagi dikendalikan oleh kebutuhan untuk merokok.
Mereka tidak lagi merencanakan hari dengan merokok, tidak ada kehawatiran pada
diri Anda karena Hipnoterapi Stop Smoking ini tidak memiliki efek samping dan
aman terhadap kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa mengunjungi
laman berikut ini Hipnoterapi
Stop Smoking-Menghentikan Kebiasaan Merokok.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan
dari uraian BAB 1 dan BAB II dapat diambil kesimpulan sebagai berikut ini.
Merokok dapat menyebabkan kerusakan pada anggota tubuh yang
disebabkan oleh kandungan racun yang ada pada rokok. Diantaranya dapat merusak
otak, mulut, tenggorokan, paru-paru, lambung, dan tulang.
Adapun
penyebab remaja merokok yang paling dominan adalah sebagai berikut:
1. Merokok untuk
menghilangkan kebosanan
2. Merokok untuk
menghilangkan kesepian dan kebosanan
3. Merokok meredakan
tekanan (stress)
4. Rokok mudah
diperolehi atau dibeli
5. Merokok adalah
menyeronokkan
6. Merokok ialah
kelakuan yang lumrah dalam masyarakat
7. Merokok untuk berjaga
hingga lewat malam
8. Dipengaruhi oleh
rakan-rakan
Merokok dimasa remaja
merupakan hal yang sudah biasa. mereka menganggap bahwa merokok merupakan ciri
seseorang sudah dewasa. Individu yang merokok dikalangan remaja terpengaruh
oleng komunitasnya yang mayoritas sudah merokok.
Upaya yang dapat
dilakukan supaya remaja tidak merokok diantaranya dengan menjalin komunikasi,
memberikan contoh yang baik, mengawasi mereka, dan memberi pengetahuan serta pengarahan tentang
bahaya merokok.
B. Saran
Adanpun saran yang
ingin disampikan adalah sebagai berikut;
1. Sebaiknya para
remaja menghindari mengonsumsi rokok
2. Lebih baik tidak
membawa korek atau gas, hal ini dapat mengurangi penggunaan rokok di tempat
umum.
3. Diutamakan bergaul
dengan orang-orang yang tidak merokok
4. Jika sudah terlanjur
merokok berusahalah untuk berhenti secara perlahan.
DAFTAR PUSTAKA
Yudha, M. (2016). Bahaya Merokok bagi Kesehatan [online].
Tersedia:
http://www.cantikitu.com/2016/05/bahaya-merokok-bagi-kesehatan-tubuh
[15/01/2017]
Mariani, SR. (2004). Isu Psikologi Faktor Remaja
Sekolah merokok [online]. Tersedia:
[15/01/2017]
Terapi Otak.com. Tanpa Tahun. Upaya Pencegahan Merokok di
Kalangan Pelajar Remaja [online].
Tersedia: http://terapiotak.com/?upaya-pencegahan-merokok-remaja,356
[15/01/2017]
FENOMENA KEBIASAAN MEROKOK PADA
REMAJA
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam mata kuliah bahasa
indonesia yang diampu oleh dosen Zoni
Oleh Hadum Hadiansyah 24012216066
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL ILMU POLITIK
(FISIP)
UNIVERSITAS GARUT (UNIGA)
2017
Comments
Post a Comment