Proposal






PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
Kalong Wowo “Kaos Oblong Wong Jowo” sebagai Media Konservasi Budaya Indonesia
BIDANG KEGIATAN :
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh :
Muhammad Ghulam Mubarok (1102414077) Angkatan 2014



UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
SEMARANG
2014

PENGESAHAN PROPOSAL PKM KEWIRAUSAHAAN
1.        Judul Kegiatan                                         : Kalong Wowo “Kaos Oblong Wong Jowo” sebagai Media Konservasi Budaya Indonesia
2.      Bidang Kegiatan                                      : PKM-K
3.      Ketua Pelaksana Kegiatan
a.Nama Lengkap                                      : Muhammad Ghulam Mubarok
b.NIM                                                      : 1102414077
c.Jurusan                                                  : Teknologi Pendidikan
d.Universitas/Institut/Politeknik              : Universitas Negeri Semarang
e.Alamat Rumah dan no Tel./HP              :Jalan Kerapu I no. 302 RT4/RW1 kelurahan Kuningan, Semarang Utara
f.Alamat email                                         : ghulammubarok96@gmail.com
4.      Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis      : 4 orang
5.      Dosen Pendamping                                 
a.Nama Lengkap dan Gelar                     :
b.NIDN                                                    :
c.Alamat Rumah dan No Tel./HP            :
6.      Biaya Kegiatan Total
a.DIKTI                                                   : Rp 11.774.500
b.Sumber Lain                                          : -
Jangka Waktu Pelaksanaan:                           : 3 bulan
       Semarang,  Desember 2014
Menyetujui,
Ketua Jurusan                                                      Ketua Pelaksana Kegiatan


Dra.Nurussa’adah, M.Si                                        Muhammad Ghulam Mubarok
NIP/NIK.                                                                          NIM 1102414077

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan                        Dosen Pendamping



Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.                                                                                         
NIDN.196205081 198803 1 002                                NIDN.


                                                                                                                                   
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL    ..............................................................................  i
HALAMAN PENGESAHAN   ....................................................................   ii
DAFTAR ISI   ...............................................................................................  iii
RINGKASAN    .............................................................................................  iv
BAB 1 PENDAHULUAN      ..…………………………………………...... 1
1.1 Judul Program   ...…………………………………………………......... 1
1.2 Latar Belakang      …………………………………………………........ 1
1.3 Rumusan Masalah ………………………………………………............ 2
1.4 Tujuan Program     ………………………………………………............ 2
1.5 Luaran yang Diharapkan   …………………………………………….... 3
1.6 Manfaat Program  ……….……………………………………................ 3
BAB 2 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA   .....………………… 4
2.1 Analisis Produk     …………..…………………………………………..  4
2.2 Pesaing dan Peluang Pasar   …………………...……………………….. 4
2.3 Media Promosi yang Digunakan   ………………...…………………….  4
2.4 Strategi Pemasaran   ...............................................…………………….  5
BAB 3 METODE PELAKSANAAN   ........……………………………….  6
3.1 Persiapan Produksi  ........……………………………………………….  6
3.2 Tahap pelaksanaan  ........……………………………………………….. 6
BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN  ....………………………....  8
4.1 Anggaran Biaya  ..……………………………………………………....  8
4.2 Jadwal Kegiatan  ………………………………………………………..  8
LAMPIRAN – LAMPIRAN  ........................................................................  10
Lampiran 1      ………………………………………………………………  10
Lampiran 2      ………………………...…………………………………….. 11
Lampiran 3      ……………………...……………………………………….  13

RINGKASAN

Pembuatan kewirausahaan yang berjudul Kalong Wowo “Kaos Oblong Wong Jowo” sebagai Media Konservasi Budaya Indonesia ini didasari oleh kebiasaan anak muda jaman sekarang yang lebih memilih budaya barat daripada budayanya sendiri. Contohnya, banyak anak muda yang lebih suka memakai kaos yang berbau kebarat-baratan. Hal itu bisa terjadi, karena sedikitnya pelopor untuk melestarikan budaya Indonesia dalam bentuk kaos oblong. Untuk itu kami berusaha memanfaatkan situasi ini untuk menciptakan kaos oblong yang memakai desain atau gambar yang bertemakan budaya Indonesia. Dalam pembuatan kaos kami lakukan secara utuh, mulai dari pembuatan kaos hingga proses sablon. Kewirausahaan ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan nilai-nilai kebudayaan Indonesia kepada semua kalangan, khususnya kalangan anak muda. Pelaksanaan dilakukan secara berkala dengan memperhitungkan waktu pembuatan.

Kata kunci : kaos; konservasi; budaya


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1              JUDUL PROGRAM
Program kreativitas mahasiswa kewirausahaan ini mempunyai judul : Kalong Wowo “Kaos Oblong Wong Jowo” sebagai Media Konservasi Budaya Indonesia

1.2              LATAR BELAKANG
Perkembangan usaha di Indonesia semakin meningkat.Usaha rumahan (home industry) ataupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha yang mempunyai resistensi yang cukup tinggi terhadap pengaruh krisis global.Indonesia cukup memiliki potensi strategis pengembangan usaha baik usaha rumahan maupun UMKM yang tengah digalakkan pemerintah.Salah satu usaha yang tengah berkembang pesat dan memiliki peluang usaha yang cukup menggiurkan adalah bisnis di bidang pakaian.
Pakaian adalah salah satu kebutuhan utama manusia selain makanan dan tempat tinggal. Pakaian sendiri memiliki fungsi untuk melindungi tubuh dari suhu dan cuaca. Selain itu pakaian juga berrfungsi untuk menutupi aurat. maka dari itu, pakaian sangatlah dibutuhkan oleh semua manusia.
Pada zaman sekarang Tidak ada manusia yang tidak mengenakan pakaian. Semua manusia di belahan bumi manapun pasti mengenakan pakaian. Seiring dengan perkembangan zaman pakaian juga dijadikan simbol, status, jabatan atau kedudukan seseorang yang memakainya.
Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan, dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing. Namun, ada satu jenis pakaian yang banyak digunakan oleh orang – orang dalam kehidupan sehari – hari yaitu kaos oblong.
Kaos oblong atau biasa juga disebut T-shirt adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaos oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaos oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalahkatun atau poliester (atau gabungan keduanya).
Tidak hanya kaum muda saja yang memakai kaos oblong, anak – anak sampai orang dewasa juga banyak yang memakai kaos oblong. Bentuknya yang simpel dan mudah dipakai adalah alasan mengapa semua kalangan senang memakai kaos oblong.
Dalam dunia bisnis sendiri kaos oblong sudah tak asing lagi. Bahkan sudah ada sejak zaman dahulu. Berbagai warna, corak dan kualitas pun telah disajikan. Sejak zaman dahulu juga kaos oblong tak pernah sepi peminatnya. Maka dari itu “Kalong Wowo” hadir dalam persaingan globalisasi ini.
Kalong Wowo (Kaos Oblong Wong Jowo ) adalah sebuah brand kaos oblong dari Semarang. Berbeda dengan kaos oblong lainnya, Kalong wowo memiliki keunggulan dengan kaos oblong lainnya. Keunggulan tersebut dikarenakan kalong wowo mengangkat tema kebudayaan Indonesia dengan memadupadankan kata – kata lucu berbahasa Jawa, Indonesia dan juga Inggris.
Seiring dengan arus globalisasi, kebudayaan Indonesia mulai tergerus oleh budaya – budaya dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Maka dari itu, KALONG WOWO hadir untuk melestarikan serta mengangkat kebudayaan Indonesia menjadi trend di semua kalangan yang ada. Dengan cara menggunakan unsur – unsur kebudayaann yang dituangkan kedalam desain kaos diharapkan kalong wowo bisa mengangkat nilai budaya yang ada.
Melihat potensi yang cukup besar pada pakaian terutama kaos oblong, maka program kewirausahaan Kalong Wowo ini nampaknya akan berkelanjutan sebagai sebuah peluang usaha yang bagus dan memiliki prospek yang cukup tinggi. Apalagi belum banyaknya pesaing dalam bidang sejenis di kota Semarang.
Dari urian di atas, kami menganalisis bahwa peluang pasar produk ini masih terbuka luas dari segi produksi, pemasaran dan sasaran penjualan. Karena masyarakat Indonesia sekarang lebih menyukai sesuatu hal unik dan menarik. 

1.3              RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, terdapat beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan, sebagai berikut :
1.      Bagaimana peluang usaha kaos oblong di Indonesia ?
2.      Bagaimana cara agar budaya Indonesia lebih dikenal oleh masyarakat?
3.      Bagaimana cara agar kaos oblong memiliki nilai lebih?
4.      Bagaimana cara agar produk Kalong Wowo menjadi ikon usaha kaos oblong bagi masyarakat Indonesia?

1.4              TUJUAN PROGRAM
Tujuan yang ingin dicapai dalam program ini adalah :
1.    Mengetahui besarnya peluang usaha kaos oblong di Indonesia
2.    Mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Indonesia maupun masyarakat luar negeri
3.    Mengetahui cara agar kaos oblong memiliki nilai ekonomi yang lebih
4.    Mengetahui cara agar Kalong Wowo dikenal sebagai produk andalan masyarakat Indonesia khususnya kota Seamarang dalam menghadapi MEA 2015

1.5              LUARAN YANG DIHARAPKAN
Dengan adanya inovasi pembuatan kreasi kaos oblong ini, kami mengharapkan agar memperoleh luaran sebagai berikut :
1.             Terasahnya kreativitas dan keterampilan bagi mahasiswa dalam mengolah kaos oblong yang memiliki nilai jual rendah menjadi lebih bernilai jual.
2.             Tumbuhnya jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa, sehingga mahasiswa terdidik untuk berwirausaha
3.             Terciptanya peluang wirausaha baru dengan pengolahan kaos oblong menjadi lebih menarik dan bernilai jual.
4.             Menjadikan kalong wowo sebagai ikon usaha kaos oblong Indonesia


1.6              MANFAAT PROGRAM
Program kreatifitas mahasiswa kewirausahaan ini diharapkan dapat memperoleh manfaat sebagai berikut :
1.             Bagi mahasiswa dapat memberi atau melatih kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha serta mengembangkan minat dan bakat.
2.             Dapat meningkatkan jiwa kreativitas dan kewirausahaan mahasiswa.
3.             Dapat menambah nilai jual dari kaos oblong.


















BAB 2
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Kalong Wowo adalah sebuah usaha kreatif dibidang sandang yang dibentuk berdasarkan masalah yang ada di masyarakat khususnya mengenai kaos oblong, selain harga pasarannya terlalu murah, ternyata kaos oblong dapat divariasi dengan berbagai desain agar lebih menarik, menambah nilai jual, dan juga dapat digunakan sebagai media konservasi budaya.

2.1              ANALISIS PRODUK

2.1.1        Jenis, Nama Produk, dan Karakteristik Produk
Produk yang akan dihasilkan dalam usaha ini adalah kaos oblong yang disablon dan berbahan dasar cotton combed 20s yang nantinya  divariasikan dengan berbagai rangkaian kata-kata lucu dan visualisasi desain unik yang dipadukan juga dengan nilai – nilai kebudayaan Indonesia. Selain itu. Kalong Wowo juga dapat dijadikan salah satu media konservasi budaya di Indonesia.

2.1.2        Prospek
Usaha menciptakan inovasi baru dengan mengkreasikan kaos oblong menjadi media konservasi budaya Indonesai akan lebih diminati semua generasi, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

2.1.3        Keunggulan
Keunggulan produk Kalong Wowo ini antara lain :
·                Menggunakan kain cotton combed 20s yang berkualitas dan nyaman dipakai
·                Memiliki banyak variasi desain yang ditawarkan
·                Cocok digunakan oleh semua kalangan masyarakat
·                Memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dengan produk lainnya
·                Sebagai media konservasi budaya Indonesia

2.2              PESAING DAN PELUANG PASAR
Sebagai pelopor kaos oblong sebagai media konservasi budaya Indonesia, kalong wowo merupakan satu-satunya brand yang mengangkat tema budaya Indonesia. Jadi untuk persaingan pasar, kalong wowo belum memiliki masalah yang berarti. Maka dari itu peluang pasarnya pun juga masih terbuka lebar.

2.3              MEDIA PROMOSI YANG AKAN DIGUNAKAN
Untuk menunjang proses pemasaran, ada banyak alternative yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk ini. Diantaranya bisa menggunakan media promosi online yaitu seperti facebook, twitter, instagram, path, dan lain sebagainya, selain dengan media online, promosi ini juga dapat melalui media cetak beruba brosur, pamphlet dan lain sebagainya.
2.4              STRATEGI  PEMASARAN
Untuk dapat memasarkan hasil produk ini, maka kami menggunakan analisis Marketing Mix 4P (product, price, place, promotion) yaitu mengenai kebijakan produk, harga, promosi, dan distribusi.
                                                               
2.4.1    Kebijakan Produk
Usaha ini bergerak dalam bidang pembuatan dan penjualan. Dalam usaha ini dilakukan kerjasama dengan konveksi untuk pembuatan kaos oblong tersebut. lalu, untuk masalah penyablonannya kami lakukan sendiri dengan cara sablon manual.  Bahan baku kaos oblong adalah cotton combed 20s yang dapat diperoleh dengan harga relatif terjangkau. Untuk penyablonannya kami menggunakan tinta rubber yang bersifat elastis saat menempel dibahan kaos.

2.4.2    Kebijakan Harga
Harga yang diberikan kepada pelanggan yaitu sebesar harga produksi dan profit yang ditentukan oleh pemilik usaha yaitu Rp 105.000 per kaos.

2.4.3    Kebijakan Promosi
Untuk meningkatkan hasil penjualan ini maka perlu dilakukan promosi. Bentuk promosi produk ini yaitu melalui media sosial elektonik dan media cetak dengan menampilkan gambar produk. Serta mengikuti pameran atau bazar yang diadakan dan membuat katalog yang berisi macam- macam desain kaos.

2.4.4    Kebijakan Tempat
Pemilihan tempat yang strategis sangat mempengaruhi minat pelanggan untuk membeli suatu barang. Maka dari itu, kami merencanakan untuk memilih tempat yang strategis di kota Semarang seperti di jalan Gajah mada.








2.5         Analisis Ekonomi
Dalam analisis ekonomi ini, akan dijelaskan perhitungan laba rugi dalam pelaksanaan 3 bulan. Namun, dalam perhitungan laba rugi akan ditulis secara per bulan.

Laba per bulan
Biaya yang dikeluarkan :
·         Kaos oblong 40 x 16.000                                = Rp 640.000
·         Tinta rubber 1 kg                                             = Rp 57.000
·         Tinta extender 1kg                                          = Rp 29.000
·         Biang warna (5 warna) 1 kg x 12.000             = Rp 60.000
·         Obat afdruk 1kg                                             = Rp 50.000
·         Rakel ½  meter                                                = Rp 125.000
·         Lem meja ½ kg                                               = Rp 12.500
·         Remover 0,5 liter                                            = Rp 15.000
·         M3 1 kg                                                           = Rp 27.000
·         Upah karyawan                                               = Rp 200.000
    __________________+
            = Rp 1.215.000/bulan
Penjualan
40 buah kaos x Rp 105.000                                           = Rp 4.200.000

Laba bersih
Rp 4.200.000 – Rp 1.215.000                                       = Rp 2.985.000/bulan
Laba bersih 3 bulan                                                       = Rp 2.985.000 x 3
                                                                                       = Rp 8.955.000















BAB  3
METODE PELAKSANAAN

Metode pelaksanaan kegiatan wirausaha ini terdiri atas :
3.1              Persiapan Produksi
3.1.1        Persiapan Alat, yaitu mempersiapkan peralatan yang digunakan seperti :


Ø  Gunting
Ø  Screen sablon/bingkai
Ø  Setrika
Ø  Rakel
Ø  Hairdryer
Ø  3 Lampu neon panjang
Ø  Meja sablon
Ø  meja afdruk
Ø  semprotan air


3.1.2        Persiapan Bahan, adapun bahan yang harus dipersiapkan yaitu :


Ø  Tinta rubber warna (hitam, kuning, biru, merah dan hijau)
Ø  Tinta extender
Ø  Kertas HVS
Ø  Minyak tanah/bensin
Ø  Cairan pengencer tinta
Ø  Obat afdruk
Ø  Penguat screen
Ø  remover


3.2              Tahap Pelaksanaan
3.2.1    Tahap Produksi
Tahap produksi ini terdiri atas :
1.      Tahap desain
Tahap ini merupakan tahap pertama yang harus dilakukan. Pada tahap desain kami menggunaka media digital dalam pembuatan desain. Tahap desain ini mencakup desain warna kain, desain gambar, dan juga desain kata – kata unik dan menarik.

2.      Tahap pembuatan kaos oblong
Tahap ini diawali dengan memilih bahan dan warna kain yang akan dibuat sesuai desain. Setelah itu pembuatan kaos ini kami serahkan kepada penjahit yang ahli dalam membuat kaos. Tahap ini meliputi pengukuran desain kaos, pemotongan kain, dan proses menjahit kain.
                                                                                              
3.      Tahap pembuatan afdruk
Dalam tahap ini kami menggunakan dua cara sablon yaitu dengan cara sablon printer untuk kaos warna terang dan sablon manual untuk kaos warna gelap.

4.      Tahap sablon
Setelah pembuatan afdruk selesai, maka hal yang harus dilakukan adalah menyablon kaos. Tahap ini meliputi peracikan warna tinta sesuai desain, penempatan posisi kaos di papan sablon, lalu penyapuan tinta dengannrakel diatas screen.

5.      Tahap press
Tahap ini merupakan tahap pematangan tinta rubber yaitu dengan cara memanaskannya memakai mesin hot press.

6.      Tahap pengemasan
Ini adalah tahap penting yang dilakukan agar hasil produksi kaos  terlihat rapih, menarik, dan tidak mudah rusak, maka perlu adanya tahap pengemasan produk dengan plastik.
3.3       Tahap Pemasaran
Tahap pemasaran  produk “Kalong Wowo” mempunyai target pembeli yaitu semua lapisan masyarakat khususnya di kota Semarang dan sekitarnya. Pemasaran dilakukan dengan cara menyalurkan produk ke distro-distro, toko baju, dan juga toko souvenir. Kami juga memasarkan lewat internet dengan menggunakan sistem pre-order. Selain itu, usaha kami agar produk lebih terkenal, kami membuka stand di sekitar lingkungan CFD simpang lima Semarang dan kami juga membuka stand bazar jika ada event pameran.

3.4       Tahap Evaluasi
Pada tahap ini kami akan mengevaluasi hasil dari kegiatan program yang telah dilakukan melalui respon atu testimoni pelanggan dari fanpages media sosial yang telah dibuat sebelumnya.
3.5       Tahap Penyusunan Laporan
Pada tahap ini kami akan menyusun laporan kegiatan secara menyeluruh.









BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1       Anggaran Biaya
4.1.1 Tabel Rancangan Anggaran Biaya
No
Jenis Pengeluaran
Biaya (Rp)
1
Peralatan penunjang
1.465.000
2
Bahan habis pakai
4.818.500
3
Perjalanan
620.000
4
Lain – lain : administrasi, publikasi, seminar, laporan, dll
596.500
Jumlah (Rp)
7.500.000

4.2       Jadwal Kegiatan
4.2.1 Tabel Jadwal Kegiatan Program
JADWAL KEGIATAN PROGRAM
Program yang direncanakan berjalan selama 3 bulan ini memiliki jadwal kegiatan sebagai berikut :
1.      Tabel Kegiatan Program

Kegiatan Kajian lapangan
Bulan I
Bulan II
BulaIII
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Persiapan produksi












Tahap desain












Tahap pembuatan kaos oblong












Tahap pembuatan afdruk












Tahap sablon + press












Tahap pengemasan












Tahap pemasaran












Evaluasi












Penyusunan laporan















LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing
A.    Identitas Diri Ketua Pengusul

1.
Nama Lengkap
Muhammad Ghulam Mubarok
2.
Jenis Kelamin
Laki – laki
3.
Program Studi
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
4.
NIM
1102414077
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
Jepara, 1 Februari 1996
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/Hp
081575438568

B.  Riwayat Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDI Sultan Agung 1 Semarang
SMP N 7 Semarang
SMA N 6 Semarang
Jurusan
-
-
IPA
Tahun Masuk-Lulus
2002 - 2008
2008 - 2011
2011 – 2014

C.  Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentasion)
No.
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat





D.  Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi penghargaan
Tahun
1.
Juara III LKTI Se-Barlingmascakeb
STIKES AL-IRSYAD CILACAP
2012

Semarang,  Desember  2014



(Muhammad Ghulam Mubarok)

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata yang saya buat dengan sebenarnya untuk memenuuhi salah satu persyaratn dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat.





Lampiran 2
i.                    Justifikasi Anggaran Kegiatan
Kegiatan wirausaha ini membutuhkan biaya peralatan penunjang, biaya bahan habis pakai, biaya perjalanan, dan biaya administrasi. Adapun rincian biaya tersebut yaitu :
4.1.1 Peralatan Penunjang  
Peralatan penunjang dalam pelaksanaan wirausaha produk “Kalong Wowo” ini akan dijelaskan dalam tabel berikut :

4.1.1.1 Tabel Peralatan Penunjang
Material
Justifikasi Pemakaian
Kuantitas
Harga Satuan (Rp)
Jumlah
Meja sablon
Tempat menyablon kaos
1 buah
350.000
350.000
Meja afdruk
Tempat afdruk
1 buah
800.000
800.000
Setrika
Pemanasan tinta
1 buah

225.000
Semprotan air
Membersihkan screen sablon
1 buah
10.000
10.000
hairdryer
Mengeringkan tinta sablon
1 buah
80.000
  80.000
    Jumlah Pengeluaran Peralatan Penunjang (Rp)
 1.465.000

4.1.2 Bahan Habis Pakai  
Bahan habis pakai dalam pelaksanaan wirausaha produk “Kalong Wowo” ini akan dijelaskan dalam tabel berikut :
Material
Justifikasi Pemakaian
Kuantitas
Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
Kaos oblong
Bahan baku kaos
120 buah
15.000
1.800.000
Screen T14 (40cmx50cm)
Cetakan sablon
20 buah
30.000
900.000
Obat afdruk
Obat afdruk
1 kg
50.000
50.000
Penguat screen
Merekatkan screen
0,5 kg
12.000/100gram
600.000
rakel
Penyapu tinta sablon
2 meter
250.000
500.000
Tinta extender
Pewarna  
2 kg
29.000
58.000
Tinta rubber
Bahan baku warna
3 kg
57.000
171.000
Biang warna (hitam, kuning, biru, merah, hijau)
Pewarna
5 kg
12.000
600.000
Lem meja
Penempel kain ke meja
1 kg
25.000
25.000
Remover
Penghapus screen
2 liter
30.000
60.000
M3
Pengencer tinta
2 kg
27.000
54.000
Jumlah Barang Habis Pakai (Rp)
4.818.000

4.1.3 Akomodasi pencarian alat dan bahan
Akomodasi yang dimaksud adalah biaya perjalanan untuk membeli peralatan dan bahan yang diperlukan untuk menjalankan wirausaha ini, biaya transportasi pengiklanan.
Tujuan
Justifikasi Perjalanan
Kuantitas
Harga Satuan (Rp)
Perkiraan biaya (Rp)
Ke Pasar Kudus
Membeli Peralatan dan bahan tahap 1
4 orang
40.000
160.000
Ke Pasar Johar
Membeli Peralatan dan bahan tahap 2
3 orang
40.000
120.000
Ke Pasar Johar
Membeli Peralatan dan bahan tahap 3
3 orang
40.000
120.000
Ke wilayah sekitar Semarang
Pengiklanan (menyebar brosur)
4 orang
45.000
180.000
Jumlah Biaya (Rp)
620.000






4.1.4 Anggaran Administrasi dan Laporan
4.1.4.1 Tabel Anggaran Administrasi dan Laporan

Material
Justifikasi Pemakaian
Kuantitas
Biaya  Satuan (Rp)
Total Biaya (Rp)
Pembuatan Proposal
Pengajuan proposal PKM
3 buah
25.000
75.000
Pembuatan Laporan Kemajuan
Laporan pertanggung jawaban kegiatan
5 buah
25.000
125.000
Brosur
Media promosi dan iklan
150 lembar
1.000
150.000
Fotocopy
Memperbany-ak dokumen
50 lembar
130
6.500
Dokumentasi (sewa kamera)
Mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto dan video
3 kali
50.000
150.000
Cetak foto
Mencetak foto hasil kegiatan
30 lembar
3.000
90.000
Jumlah Biaya (Rp)
596.500












Lampiran 3
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Gedung H : Kampus Sekaran - Gunung Pati – Seamarang
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan
Email: pr3@unnes.ac.id Telp/Fax: (024) 8508003

SURAT PERNYATAAN KETUA

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                           : Muhammad Ghulam Mubarok
NIM                            : 1102414077
Program Studi             : S1 Teknologi Pendidikan
Fakultas                       : Fakultas Ilmu Pendidikan
menyatakan bahwa proposal Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang berjudul Kalong Wowo” sebagai Media Konservasi Budaya Indonesia merupakan buah pemikiran dan inovasi dari tim kami yang beranggotakan 4 orang yang berasal dari lintas jurusan di Universitas Negeri Semarang. Kami menyakatan bahwa ide ini belum pernah dilaksanakan oleh pihak manapun.
Berdasarkan latar belakang lingkungan dan gerakan konservasi di Universitas Negeri Semarang, maka kami memberanikan diri untuk mengusulkan ide kami ke dalam bentuk Proposal PKM-K ini. Kami berharap agar proposal ini tidak menjadi tulisan ide yang terbengkalai, namun sebaliknya tulisan ini dapat segera terealisasi dengan mendapatkan bantuan dana dari Dikti selaku penyelenggara acara. Apabila proposal ini mendapat persetujuan pihak penyelenggara, kami siap menjalankan program kreativitas ini dengan sepenuh hati.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar - benarnya.
                                                                        Semarang, Desember 2014
Mengetahui,   
Pembantu Rektor/Ketua                                                         Ketua Tim
Bidang Kemahasiswaan                     



(Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.)                          (Muhammad Ghulam Mubarok)
 NIDN.196205081 198803 1 002                                       NIM 1102414077
    

Comments

Popular posts from this blog

Makalah Fi'il Mudhore

contoh azaz-azaz hukum

Makalah Kemiskinan